Kegiatan MK Penyuluhan Dan komunikasi Pertanian Bersama Kelompok Wanita Tani di Desa Babatan

Kamis, 12 Desember 2019 Mahasiswa Agroteknologi unihaz dari Kelompok ”SP Group” melakukan kegiatan penyuluhan tentang ”Manfaat Cendol daun Kelor untuk kesehatan” di desa Babatan kecamatan sukaraja, kabupaten Seluma, Bengkulu

Bapak Ikhsan Hasibuan, SP., MSc selaku dosen pembimbing mengatakan tujuan dari penyuluhan ini adalah agar masyarakat di desa Babatan bisa memanfaatkan daun kelor yang tersedia di daerah tersebut untuk diolah menjadi kuliner yang enak sekaligus menyehatkan, selain dari pada itu cendol yang terbuat dari daun kelor juga bisa dijual untuk menambah ekonomi masyarakat disana.

Okky cinantya selaku presenter dari kelompok SP Group di MK Penyuluhan dan Komunikasi pertanian juga mengatakan kalau pembuatan cendol dari kelor ini sangat mudah dan irit biaya, jika dijual di pasaran harga cendol daun kelor masih terjangkau oleh masyarakat, selain murah juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan seperti menurunkan tekanan darah tinggi, mengurangi kolesterol, mencegah kerusakan hati dan ginjal, mempercepat produksi sel darah merah, dan masih banyak lagi.

Di kegiatan ini para anggota kelompok Mahasiswa SP group juga memberitahukan cara pembuatan cendol daun kelor dari tahap pertama sampai tahap akhir, terlihat peserta dari kelompok wanita tani Padang Baru Desa Babatan yang keseluruhan nya ibu-ibu rumah tangga sangat antusias ingin belajar membuat olahan tersebut, karena mereka baru mengetahui jika daun kelor sangat banyak manfaatnya untuk kesehatan tubuh.

Selain itu mahasiswa juga memberitahukan olahan-olahan kuliner lainnya kepada KWT Padang Baru, karena hasil kuliner dari daun kelor sangat beragam, dan memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan.

acara juga berlangsung meriah dengan ada nya Door prize yang diberikan oleh bapak Ikhsan Hasibuan, SP., MSc untuk peserta yang bisa menjawab pertanyaan seputar materi pengolahan daun kelor yang dijelaskan oleh mahasiswa.

karena mayoritas profesi penduduk disana adalah Petani, untuk kedepan nya ibu Rosita selaku ketua dari KWT padang baru di Desa Babatan yang juga mewakili aspirasi peserta lainnya berharap agar Mahasiswa UNIHAZ bisa melakukan kegiatan penyuluhan di desa mereka minimal satu bulan sekali, karena mereka membutuhkan ilmu dan inovasi-inovasi baru yang bermanfaat untuk bisa mereka terapkan di lahan pertanian pribadi maupun lahan kelompok tani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *